Showing posts with label For Your Info. Show all posts
Showing posts with label For Your Info. Show all posts

Sunday, January 1, 2012

What's New in 2012?

Beberapa resolusi di tahun 2011 telah berhasil dicapai, tepat sebelum tahun 2011 berakhir. Dan kini, di awal tahun 2012, Sewa Classicku siap untuk memperkenalkannya kepada anda.

Inilah mereka...





Temukan cerita tentang mereka selengkapnya dalam artikel Sembra Una Vespa dan Sportique Supreme, serta pada halaman Click On Galeri Sewa Classicku.

Thursday, December 22, 2011

Sweet FROM My Sweet

Sudah baca postingan saya yang berjudul "Sweet for My Sweet" tempo hari? Dimana saya memberi kejutan untuk istri saya. Kali ini sayalah yang mendapat kejutan yang "sweet from my sweet". Kejutannya seperti apa, berikut ceritanya.

Menyambut hari raya seperti Natal tahun ini, sudah barang tentu banyak sekali program-program menarik untuk memeriahkannya. Termasuk di dalamnya adalah sebuah stasiun radio yang terkenal di Jakarta, Cosmopolitan FM. Bekerjasama dengan Ace Hardware mengadakan program membagikan hadiah untuk para pendengar Cosmopolitan FM.

Program tersebut ditujukan khusus untuk pasangan. Khusus para istri atau suami yang ingin memberikan hadiah untuk pasangannya, dimana Ace Hardware lah yang akan memberikan kado hadiah tersebut berdasarkan data yang dikirimkan melalui Cosompolitan FM.

Jadi istri saya pun melakukannya tanpa saya tahu. Sampai suatu hari (tidak lama dari dia mengirim email menurut pengakuannya), seseorang dari Cosmopolitan FM, Mas Gilang, menelfon saya dan memberitahu bahwa saya mendapat hadiah kejutan dari istri saya, serta meminta saya untuk memberikan testimoni live melalui radio.

Ternyataaa, dia meminta cover mobil produksi Krisbow yang dijual di Ace Hardware ukuran paling besar untuk saya, hehehe. Bukan iklan atau promosi nih, tapi cover mobil tersebut memang tidak seperti cover mobil yang biasa kita temui. Bahkan saya belum melihat bahwa cover mobil serupa dijual di tempat lain. Cover mobil tersebut lebih tebal dengan bahan yang kuat dan tahan air. Memang harganya agak jauh lebih mahal dari cover mobil biasanya. Namun, saya rasa ini merupakan investasi yang pantas.



Kenapa dia meminta cover mobil? Ada satu nih mobil antik saya yang belum sempat dibelikan cover mobil ini. Mungkin dia kasian sama saya, yang tiap hari kerepotan membersihkan mobil tersebut karena harus berlomba dengan musim hujan. Dia tahu banget kalau saya
segitu cintanya sama mobil antik, tapi saya lebih cinta dia kok daripada mobil-mobil saya (cit cit cuit). Apalagi kalau dikasih hadiah seperti ini, hehehehe.

Mungkin anda hanya menganggap "ah cuma cover mobil, segitunya". Tapi kejutan kecil ini sungguhlah berarti buat saya.


PS : Anda pastilah sudah tahu cara merawat kendaraan yang benar dengan memakai cover mobil. Saya hanya mencoba mengulang kembali beberapa tips seperti berikut :

- Sebelum menutup dengan cover, pastikan kendaraan dalam keadaan bersih dan kering
- Jangan menutup kendaraan dengan cover dalam jangka waktu lama. Sesekali harus dibuka untuk menghilangkan kelembaban dan membuka sirkulasi udara baru.
- Cover kendaraan juga perlu diberikan perawatan kebersihan secara berkala.
- Pilihlah cover mobil dengan bahan yang berkualitas, dengan ukuran yang sesuai dengan kendaraan

Saturday, December 10, 2011

Bunga Rampai

Bunga rampai diracik-racik, Makin pandang bertambah cantik
Bunga rampai harum baunya, Kalau dah jodoh bertemu jua

Berdebar rasa hati bercampur dengan rasa suka
Hari yang dinanti sudah sampailah masanya
Gadis dihias rapi dengan inai merah dijari

Sanggul berbagai rupa dihias pula dengan bunga
Baju kebaya panjang bersulam manik nampak bercahaya
Bila dia tersenyum ala sayang sungguh manisnya

Bunga rampai ditabur-tabur, Hati longlai jadi terhibur
Bunga rampai harum berbau, Biar lerai hati yang rindu

-Zaleha Hamid-

Saya tidak tahu cara menyanyikan lagu ini, namun lirik lagu penyanyi asal negeri jiran di atas terasa pas sekali bila didendangkan pada acara pernikahan pasangan Arum dan Peter di sebuah restoran yang juga dinamakan sesuai judul lagunya, Bunga Rampai.


Perhatikan sekali lagi liriknya dan perhatikan foto mereka. Benar-benar pas sekali,bukan? Mempelai wanita tampak cantik mengenakan kebaya panjang yang bersulam manik, bersanggul yang dihias dengan bunga serta berinai merah di jari jemarinya. Senyumnya pun tampak manis sekali, karena sudah bertemu dengan jodoh di sisinya.



Bunga Rampai
Jl. Cik Di Tiro No. 35
Menteng, Jakarta Pusat
(021) 3192-6224

(Thanks to Arum Indriasari dan Peter Riddell-Carre)

Thursday, November 17, 2011

Kembang Goela, membawa kenangan semanis gula

Kembang Goela sering disebutkan oleh kakek dan nenek kita sebagai kata ganti dari permen. Namun Kembang Goela yang akan dibahas di sini adalah sebuah restoran semi fine dining yang terletak di kawasan strategis, yaitu di daerah Jalan Jenderal Sudirman. Memang saat melintasi jalan protokol tersebut kita tidak dapat melihatnya secara langsung, karena berada di dalam area Plaza Sentral sebagai bangunan yang terpisah.

Dalam bentuk sebuah rumah, Kembang Goela terbagi menjadi beberapa area. Area yang utama adalah The Dining Room. Di sisinya terdapat The Private Room. Juga terdapat The Lounge Room, dimana kita bisa sekedar menikmati kopi atau teh di area ini.


Dan yang terakhir adalah The Rijstaffel Room (pr : ryst-tah-fell, bahasa Belanda yang secara harafiah diterjemahkan menjadi "Rice Table" -wikipedia). Dalam ruangan ini biasanya dipakai untuk mengadakan konferensi, seminar, pernikahan atau private party lainnya.




Luas Kembang Goela kurang lebih 700m2 , tidak terlalu luas tetapi sangat cocok untuk acara yang tidak terlalu besar namun hangat dan akrab. Hal ini didukung dengan suasana di dalam Kembang Goela. Bertemakan modern minimalis dengan sentuhan zaman kolonial yang serba antik menciptakan suasana yang elegan dan hangat.

Suasana tersebut membawa kita seakan kembali ke jaman lalu. Kita bisa berkhayal bagaimana hidup di jaman tersebut, berteman dengan ehem.. noni-noni Belanda. Tentu saja, sambil juga menikmati makanan lezat yang tersedia di sini. Menyajikan makanan Indonesia dan Belanda serta makanan Peranakan, Kembang Goela dapat menjadi salah satu rekomendasi venue yang menjanjikan.

Pertama kali saya berkesempatan datang ke Kembang Goela adalah pada saat pernikahan Monica dan Hendrawan di bulan September yang lalu.





Pada saat yang sama, bertemulah saya dengan seorang Mike yang pada waktu itu bersama kedua orangtuanya datang untuk melihat-lihat Kembang Goela. So, Mike pun meminta saya untuk menjadi bagian dalam pernikahannya nanti bersama his future wife, Putri yang juga diselenggarakan di Kembang Goela pada bulan November ini.








Mungkin lain waktu saya akan kembali ke Kembang Goela dengan Anda?

Kembang Goela,
Plaza Sentral - Jl. Jend. Sudirman Kav.47-48
021- 5205625

(Thanks to Monica Sutrisna & Hendrawan Kartika, Michael Perera & Putri Hapsari Mantik)

Tuesday, June 7, 2011

Love of Two Continents

Kini semakin banyak tempat-tempat unik yang bisa dijadikan sebuah venue untuk sebuah acara. Kebanyakan dari tempat tersebut memberikan tema yang hampir serupa, yaitu nuansa alami dan etnik atau klasik, membuat lebih terciptanya kehangatan antara si empunya hajat dengan para tamunya. Tentu saja masing-masing tempat memiliki keunikannya sendiri.
Seperti halnya dengan roemah 7a di daerah Lebak Bulus. Sebenarnya saya cukup sering melewati tempat yang unik ini karena lokasinya berdekatan dengan kantor saya, namun sebelumnya saya tidak pernah mendapat kesempatan melihat ke dalamnya. Bangunan ini berdiri di atas lahan seluas 3000m2, dengan kapasitas tamu sebanyak 600 orang. Seperti halnya sebuah rumah, rumah ini juga memiliki beberapa ruangan dan halaman di belakang rumah, sehingga dapat membuat pesta indoor maupun outdoor.

Dari luar sudah terlihat bahwa bangunan ini bernuansa Jawa kuno. Namun, selain atribut Jawa kuno, ternyata di dalam ruangan banyak juga barang-barang vintage, seperti gramaphone atau telepon dengan nomor yang diputar bahkan ada koleksi buku-buku cerita Indonesia yang jadoel. Pernah dengar Gundala Putra Petir? Di dalam rumah ini anda bisa melihat bagaimana sosok superhero asli Indonesia.
Yah, akhirnya kesampaian juga melihat isi roemah 7a ini. Terima kasih saya kepada IMELDA NURMAILI dan OLIVER ESTERL yang mengundang saya untuk ikut berpartisipasi dalam pesta pernikahan mereka. Apalagi kalau bukan melalui salah satu koleksi sewa-classicku yang membuat pesta yang unik menjadi lebih unik dan memorable.
Di dalam pesta ini saya tidak hanya puas melihat barang-barang koleksi roemah 7a saja, tapi tentu saja melihat keunikan dari sang mempelai sendiri. Bagaimana dua orang dari bangsa yang berbeda, dengan perbedaan bahasa, kebudayaan dan sebagainya bisa menjadi satu dalam sebuah pernikahan. Membuat saya miris juga melihat bagaimana kini dengan bangsa sendiri sering bermusuhan. Ah cukup, saya tidak mau membahas politik lebih lanjut.
Anyway, yang lucu bagi saya, saat pesta berlangsung, banyak tamu-tamu yang melihat-lihat dan berfoto-foto dengan mobil dari sewa-classicku. Termasuk tamu-tamu bule yang mungkin keluarga atau kerabat dari mempelai pria yang berkebangsaan Jerman. Jadi serasa sedang berada di negara Jerman tempo dulu, karena mobil yang dipilih kali ini adalah Mercedes Benz Black Ponton. Hehehe menghayal sekali yaa..
Sekali lagi terima kasih Imelda dan Oliver, senang berkenalan dengan kalian walaupun dalam waktu singkat.
(untuk informasi tentang roemah 7a, bisa dilihat di roemah7a.blogspot.com)

Tuesday, April 26, 2011

Wishing Under The Stars Of The Milky Way

Selain mobil klasik, saya juga menyukai hal-hal lain yang berbau klasik, antik atau kuno. Apalagi bila mengetahui sejarah dibaliknya. Seperti halnya dengan bangunan yang akan saya ceritakan berikut ini.

Pada hari libur yang lalu, saya diajak oleh istri saya yang menyukai hal-hal berbau astronomi untuk mengunjungi sebuah planetarium di daerah Lembang. Pasti sudah bisa menebak nih, atau mungkin sudah pernah mengunjungi tempat tersebut?

Kalau menyebut film "Petualangan Sherina" pasti akan teringat tentang tempat ini sebagai lokasi dari film tersebut. Namun, saya belum pernah mengunjungi dan melihat apa yang ada disana, dan mengetahui kisah di baliknya. Awalnya saya pikir akan biasa saja, tapi begitu menginjakkan kaki disana, saya kagum sekali. Kagum bagaimana orang-orang di zaman dulu sudah memiliki pengetahuan yang cukup maju, memiliki ide cemerlang yang bisa dinikmati orang di zaman sekarang.

Dalam websitenya (bosscha.itb.ac.id) bangunan ini lebih tepat dinamakan dengan observatorium. Observatorium Bosscha didirikan pada tahun 1923-1928. Seorang tuan tanah di perkebunan teh Malabar asal Belanda, Karen Albert Rudolf Bosscha, bersedia menjadi penyandang dana utama dan membantu pembelian teropong bintang. Itulah mengapa observatorium ini dinamakan Bosscha.

Observatorium Bosscha merupakan satu-satunya observatorium di Indonesia, yang masih aktif dalam melakukan penelitian hingga kini. Saat berkunjung ke
Observatorium Bosscha kita dapat melihat beberapa objek yang menarik,seperti :

Tugu Bosscha : Sebagai penghargaan kepada K.A.R Bosscha

Teropong Zeiss : Teleskop ganda yang berukuran sangat besar, berada dalam gedung kubah yang menjadi landmark Bandung Utara



Teropong Bamberg : Berada pada sebuah gedung beratap setengah silinder yang dapat bergerak buka tutup

Teleskop Unitron dan GAO-ITB Surya : merupakan teropong matahari

Disana kita juga akan mendapat kuliah singkat tentang astronomi di ruang multimedia.

Sayang sekali karena kesempatan saya ke sana pada siang hari, maka saya tidak dapat mengamati bulan dan objek-objek lain melalui teropong Bamberg dan Unitron. Pastinya akan lebih menakjubkan rasanya, dan ehem..lebih romantis mungkin?? Jadi semoga saja saya bisa kesana lagi di malam hari. Yah, sejauh ini saya sudah cukup puas mengelilingi kompleks Observatorium Bosscha ini.



Observatorium Bosscha merupakan asset negara dan dunia, jadi sudah selayaknya kita pelihara dan jaga agar tetap bekerja sesuai fungsinya dan merupakan warisan untuk anak cucu kita nanti.

Monday, April 4, 2011

Small Tips for RESTORING CLASSIC CAR




Satu hal yang harus dimiliki dari sebuah mobil klasik adalah restorasi yang terbaik. Memang, bagi yang belum pernah melakukannya, kadang merestorasi mobil klasik bisa membuat “frustrasi”. So,let’s take a look at some very important tips and tricks untuk merestorasi mobil klasik secara baik dan benar...

Organize and Plan:
Milikilah waktu yang cukup untuk memeriksa mobil baik bagian dalam maupun luar, dan buatlah daftar yang lengkap bagian-bagian yang perlu atau ingin direstorasi. Take your time don’t hurry. Pastikan untuk memeriksanya secara menyeluruh, this will save you a lot of time and trouble later.

What to Inspect For:
Ketika memeriksa mobil dan membuat daftar di atas, ingatlah bahwa daftar tersebut meliputi apa saja yang perlu diganti, apa saja yang masih bisa dipakai atau diperbaiki, apa saja yang sudah berkarat,apa ada jendela atau kaca yang pecah, baut-baut yang hilang, kondisi chrome-chromenya, bagian mekanikal , and last but not least check for the electrical parts.

Choosing the Right Parts:
Make sure in your mind that you are restoring a classic car, jangan pernah mencoba untuk mengubahnya. Pastikan restorasi mobil klasik tersebut benar-benar semirip dengan aslinya. Tanyalah kepada yang ahli.Untuk suku cadang atau bagian mesin, belilah beberapa untuk cadangan. Belilah yang asli, memang agak mahal, tapi pastinya lebih tahan lama dan lebih hemat.

Paint and Touch-up:
Cobalah mencari bengkel pengecatan dengan spesialisasi pengecatan untuk mobil klasik. Pilihan terbaik adalah dengan mengecatnya semirip mungkin dengan warna original dari model mobil klasik tersebut.
Jika bagian chrome masih dalam keadaan baik, cukup dengan polishing ulang.

Interior:
Jika kulit jok masih dalam keadaan yang baik, cukup dengan memolesnya kembali dengan cairan pembersih kulit. Pilihlah cairan pembersih kulit dengan shade warna yang sama dengan warna kulit jok mobil. Sebelum memoles dengan cairan tersebut pastikan bahwa jok dalam keadaan bersih.Bila kulit jok dalam keadaan yang sangat tidak baik, pilihan terbaik adalah dengan mengganti seluruh lapisan kulit jok. Jika tidak sama persis, pastikan semirip mungkin.

Putting It All Together:
Ketika semua suku cadang sudah dibeli, dan pengecatan serta interior sudah dilakukan , it’s now time to put everything right back where it’s supposed to be.

Now enjoy your newly restored classic car. Go on admire it as much as you want, as that’s what restoring a classic car all is about.

Monday, February 14, 2011

FY (AV) I #3 : PLATARAN

PLATARAN DHARMAWANGSA
(Jl. Dharmawangsa Raya No.6 kebayoran Baru,bersebelahan dengan Hotel Dharmawangsa)

Terletak di tengah kota, namun tetap terlindung oleh suburnya pepohonan. Bernuansa Joglo Jawa dengan ukiran kayu tradisional dan adanya koleksi seni rupa dan artefak yang memberikan latar belakang tradisional membawa suasana seakan kembali ke 150 tahun yang lalu.

Dan dengan satu manajemen yang sama hadir pula di daerah cilandak dengan nama
PLATARAN CILANDAK

(Jl. Durian No.26 Cilandak KKO Marinir)
Kemegahan dan keglamoran lansekap yang berdasarkan filosofi Jawa dan mitologi Jalatunda akan membuat kita menjadi satu dengan alam dan membiarkan pikiran kita bersantai di keindahan dan ketenangan Plataran Cilandak.
Untuk info bisa check di www.Plataran.com atau bisa menghubungi Retno (0811 811 2384) atau Rama (0811 811 2385)

(thanks to Santy Melandiny & Fahmi)

Sunday, February 13, 2011

FY(AV)I #2 : Gedung Arsip Nasional
















(Jl Gajah Mada No. 111, Jakarta Barat)
Gedung Arsip Nasional adalah suatu bangunan kuno di Jakarta. Gedung ini begitu unik, artistik dan masih terlihat kokoh, dengan gaya asitektur renaissance.

Gedung arsip Nasional bisa memuat sekitar 1000 orang, dengan nuansa pesta outdoor. Memang ada beberapa undangan yang tidak menyukai nuansa pesta outdoor, terutama kaum hawa. Karena merasa kesusahan menyesuaikan pakaian dan alas kaki dengan lokasi. Ah tapi kalian para fashionista, pasti dapat mengakali masalah ini kan.
Karena..tahu tidak, dengan menyewa Gedung Arsip sebagai venue acara, kita membantu dan mendukung pelestarian warisan budaya bangsa. Karena seluruh dana yang didapat akan digunakan untuk menjaga keberadaan Gedung Arsip Nasional.

Oh ya, saya juga baru membaca sesuatu yang menarik. Kita bisa menjadi “Sahabat Gedung Arsip Nasional RI” . Hanya dikenakan biaya Rp 100.000.00 (dewasa) dan Rp 30.000.00 (pelajar) per..tahun ! Ah mesti ikut nih!


So,for price lists, rules and availability just contact Ibu Ariani at (021) 63855345 or 6347744 or 0818 172 176. or check the website first at www.gedungarsip.com

(thanks to Marlon Eric Wuisan & Fransisca Yang)

For Your (Alternative Venue) Info : BALAI SARWONO







Senangnya ikut berpartisipasi dalam sebuah pernikahan, sewa-classicku bisa mengambil keuntungan yaitu bisa mengetahui tempat-tempat baru yang bisa dijadikan sebuah venue. Untuk yang bosan dengan venue acara yang itu-itu aja, ini mungkin bisa menjadi rekomendasi yang bisa saya sharing.

BALAI SARWONO FUNCTION HALL & RESTO
(Jl. Madrasah Raya No.14, Ampera - Kemang, Jakarta Selatan)

Balai Sarwono hadir dengan nuansa etnik Jawa yang kental di tengah-tengah bangunan Joglo di sekelilingnya yang membuat suasana layaknya di Solo, Jawa Tengah. Berlokasi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Balai Sarwono merupakan bagian dari Joglo @ Kemang yang di dalamnya terdapat restoran Pendopo Kemang, Warung Solo, Mie Joglo.

Luas area JOGLO@KEMANG adalah 4,000 m2, sedangkan luas ruangan Balai Sarwono sendiri sekitar 500 m2. Dengan adanya taman, maka kapasitas tamu +/- 1,000

Untuk informasi lebih lengkap bisa lihat di http://www.joglo-at-kemang.com/balaisarwono.html atau hubungi: Resto 021-780-0535; Lies 0815-1800 836; Ibu Nani Pangestu: 0816-80-5658

(thanks to Rezza Martin & Andini Gelar)

Thursday, February 11, 2010

Mobil Klasik di Gedung Antik


Gedung antik yang ada dalam gambar ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Jakarta. Gedung ini seringkali dijadikan sebagai tempat resepsi oleh para pengantin untuk menjamu tamu-tamunya. Ya, gedung ini adalah Museum Arsip Nasional atau lebih dikenal dengan Gedung Arsip.

Saya pernah sekali datang ke tempat ini. Namun, pada kunjungan sebelumnya, saya hanya datang dan tidak terlalu memperhatikan tempat ini. Sungguh beruntung, saya mendapat kesempatan lagi. Terima kasih saya untuk STEVIE WONGSO & DYAH FITRISALLY, karena mereka memberikan kesempatan ini dengan menyewa mobil pengantin dari sewa-classicku. Pada kunjungan kali ini, pastinya saya tidak akan melewatkan seinchi pun dari gedung ini yang luput dari perhatian saya. Lihat foto di atas, cantik bukan,mobil klasik di gedung antik.

Well, sayang kalau kita hanya menikmatinya tanpa tahu sejarahnya. Seperti saya, masih ada beberapa orang yang tidak tahu sejarah gedung ini. Berikut adalah hasil pencarian saya tentang sejarah gedung ini.

Gedung tersebut memiliki halaman yang sangat luas, berdiri tegar dengan gaya arsitektur Renaissance yang anggun dan artistik. Memasuki pintu gerbang, kita akan melewati jalan menuju gedung utama yang ditata dengan menggunakan batu-batu kecil berwarna merah. Di tengah halamannya terdapat sebuah kolam kecil yang berisi tanaman bunga teratai dikelilingi tanaman-tanaman.

Bangunan ini dibangun pada tahun 1760 oleh Reiner de Klerk (1710-1750). Selain sebagai arsitek gedung ini Reiner de Klerk juga tercatat sebagai Gubernur Jendral VOC pada tahun 1777. Tanahnya sangat luas, dengan lebar 57 M dan panjang 164 M. Dulu tanah yang dimilikinya lebih luas lagi yaitu sampai ke sungai Krukut.

Rumah de Klerk pada masa lalu beberapa kali berpindah kepemilikan, sehingga pada abad ke-19 berubah menjadi panti asuhan. Pada saat itu bangunan mulai terbengkalai karena kekurangan dana untuk perbaikan. Akibatnya pada tahun 1900 ada rencana membongkar rumah tersebut. Perkumpulan Batavia untuk Seni dan Ilmu Pengetahuan kemudian melobi Pemerintah Hindia Belanda untuk membeli rumah De Klerk. Mereka berhasil dan bangunan tersebut menjadi Departemen Pertambangan.
Pada tahun 1925 pemerintah Hindia Belanda melaksanakan pemugaran besar pertama di abad ke-20 atas rumah De Klerk dan setelah selesai gedung dipakai sebagai tempat arsip sampai tahun 1992, ketika arsip terakhir dipindahkan ke gedung-gedung baru Arsip Nasional di Jalan Ampera. Ternyata walaupun sudah tidak menyimpan arsip, nama gedung ini tetap gedung Arsip Nasional.
Kemudian tahun 1995 para pengusaha Belanda di Indonesia mengumpulkan dana untuk pemugaran rumah De Klerk yang sudah dalam keadaan rusak lagi, sebagai hadiah ulang tahun ke-50 Kemerdekaan Indonesia dari bangsa Belanda kepada bangsa Indonesia. Pemugaran selesai pada akhir tahun 1998.

Bangunan Museum Arsip Nasional berbentuk U dengan bangunan tambahan di bagian belakangnya. Bangunan utama berlantai 2, dibangun dengan bata merah dengan atap yang tinggi. Denah bangunannya mencerminkan denah rumah yang besar dan klasik dengan aksis utama barat-timur dan aksis kedua utara-selatan. Lantai dasarnya luas. Pintu utamanya tinggi dihiasi lubang ventilasi yang indah di atasnya. Di lantai inilah gubernur jendral biasa menerima tamu-tamunya. Disini dipajang beberapa barang peninggalan dari jaman Belanda seperti lemari, brankas, kursi dan meja kerja, koleksi senjata. Di lantai ini terdapat keramik yang gambarnya serupa dengan yang di Keraton Kasepuhan Cirebon. Gambar di keramik tersebut menceritakan kisah-kisah yang terdapat di Alkitab. Di lantai ini terdapat sebuah tangga kecil yang menuju ke lantai pertama, yaitu tempat yang lebih privasi. Di ujung tangga terlihat hiasan yang indah. Di lantai kedua ini terdapat beberapa ruangan besar, mulai dari ruang makan (yang digunakan dalam menjamu Hillary Clinton untuk makan malam saat berkunjung ke Indonesia), lukisan-lukisan peta dunia, peta Batavia, kamar tidur Reiner de Klerk, lengkap dengan tempat tidurnya.

Bangunan di samping bangunan utama digunakan sebagai kantor administrasi yang mengelola bisnis pribadi gubernur jendral. Sementara ada bangunan tambahan yang lebih tinggi yang dulu digunakan sebagai rumah budak dan sebagai tempat penyimpanan barang. Di gedung ini dipajang beberapa benda-benda yang berhubungan dengan sejarah bangunan ini, riwayat renovasi, dll.

Di halaman belakang terhampar rumput hijau dengan diapit disamping kiri dan kanannya oleh meriam kuno. Di halaman ini terdapat lonceng, yang konon disebut lonceng perbudakan, karena digunakan untuk membangunkan para budak untuk mulai bekerja.

Gedung ini beberapa kali sempat terendam banjir dikarenakan masalah drainasenya. Oleh karena itu penempatan batu-batu merah sebagai jalanan untuk pengganti aspalnya ditujukan agar penyerapan air ke dalam tanah dapat lebih baik.

Bangunan Arsip Nasional ini mendapatkan penghargaan Award of Excellence 2001 dari UNESCO.

Untuk Anda yang berminat, silahkan saja kunjungi :
Gedung Arsip Nasional
Jl. Gajah Mada No. 111
Jakarta
Telp : (021) 6347744

Jam Operasional
Selasa – Minggu : 09.00 – 17.00
Senin : Tutup
Biaya masuk gratis
(sumber : Jalan Jajan Hemat)

Monday, January 11, 2010

THE TALENTED behind THE PHOTOGRAPHS




Fotografi merupakan gabungan dua kata yaitu Photos dan Graphos
Dimana arti secara harafiahnya adalah “Melukis dengan Cahaya

Foto adalah hasil nyata dari seni fotografi tersebut. Ketika seseorang melihat selembar foto, apa sebenarnya yang ia lihat? Hanya sebuah gambar? Apakah ia dapat melihat cerita dalam gambar tersebut? Atau mengambil pesan tertentu dari simbolisasi gambar? Mungkin teringat akan kenangan tertentu?

Selembar foto (Wedding Photography-red) adalah ungkapan bahasa gambar atau visual seseorang. Jika seorang fotografer mengarahkan kamera ke suatu obyek tertentu, dalam benaknya akan muncul keinginan memperlihatkan hasil fotonya kepada “seseorang”. Seseorang di sini bisa dirinya sendiri sebagai penikmat, maupun publik secara luas. Keingian bercerita terkadang menjadi kebutuhan seseorang. Sehingga pada saat itulah foto (Photography Jakarta-red)menjadi alat untuk berkomunikasi, sebagai media untuk bercerita.


Untuk dapat mengungkapkan secara baik melalui foto, maka tata bahasa yang digunakan pun harus tepat dan sesuai dengan konteksnya. Tata bahasa dalam bahasa visual fotografi meliputi penerapan teknik, komposisi dan tata cahaya, serta estetika. Aplikasi yang tepat menyebabkan seorang pengamat akan memahami dan mengerti arti ungkapan fotografernya (Album Photography Jakarta-red). Jadi, bagaimanapun sederhananya sebuah tujuan pemotretan, maka yang harus diperhatikan adalah ketrampilan pengoperasian kamera.

Bagaimana dengan foto-foto yang ada dalam blog ini? Foto-foto yang merupakan hasil jepretan tangan-tangan yang terampil dalam pengoperasian kamera. Mario Handrikovaro dan Aulia Rachman, adalah orang-orang bertalenta yang ada di balik semua ini. Anda lihat, foto-foto di atas tidak hanya indah, namun juga ada pesan implisit di dalamnya, bukan? Ada sesuatu yang sepertinya ingin mereka sampaikan.

Hmmm..Anda pastinya juga ingin menjadi lukisan cahaya yang cantik dan dapat memberi pesan, bukan? Misalnya dalam foto-foto prewedding Anda. Ternyata jika ingin merekam kenangan indah lewat foto pre-wed yang cantik, ternyata ada ‘racikannya’ tersendiri. Pertama, Anda harus memilih fotografer dengan reputasi yang baik. Setelah itu, tuangkan imajinasi Anda dan pasangan ke dalam suatu konsep pemotretan yang unik dan istimewa. Misalnya seperti berada dalam waktu tempo dulu, dengan ditemani oleh mobil klasik dari “sewa-classicku”.

Jadi, luangkan waktu Anda untuk ngobrol-ngobrol dengan saya, saya janji akan mengenalkan mereka yang bertalenta ini kepada Anda.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...